Jumlah Pengujung

Kamis, 14 April 2011

Tentara Gbagbo diperintahkan untuk kembali bekerja dibawah pemerintahan yang baru

Pasukan PBB telah memindahkan Mantan Presiden Pantai Gading, Laurent Gbagbo dari ibukota Abidjan, dimana dia ditangkap oleh pasukan Pemerintah terpilih.

Presiden Pantai Gading yang baru, Alassane Outtara menyatakan bahwa Presiden Gbagbo pada hari ini telah resmi dipindahkan dari Abidjan, dan hak-hak istimewa nya sebagai mantan Presiden negara akan dihormati.

Seperti yang diketahui, mantan Presiden Gbagbo ditangkap oleh Pasukan Pemerintah di Villa kepresidenannya setelah lama bertahan didalam Bungker beberapa hari. Presiden Outtara juga mengatakan bahwa Gbagbo akan mendapatkan beberapa tuduhan baik dari Internasional maupun Nasional perihal kejahatannya terhadap rakyat pantai gading.

Presiden Outtara juga telah mengadakan pertemuan dengan panglima militer Gbagbo, Philipe Mangou beberapa waktu yang lalu perihal kesetiaannya terhadap Gbagbo.

Mangou mengatakan bahwa pada saat ini di Pantai Gading telah terjadi pergantian kekuasaan. Untuk itu dia dan seluruh pasukannya bersedia untuk kembali menjalankan perintah dari Pemerintahan yang baru untuk mengamankan kota Abidjan.

Situasi di beberapa daerah di Pantai gading pun berangsur-angsur pulih. Dimana pasar, jalan raya, dan fasilitas umum disana kembali berjalan normal sebagaimana biasanya. Orang-orang pun sudah mulai bekerja kembali sebagaimana biasanya.

Di beberapa daerah, sudah tidak ada lagi kelompok-kelompok pro Gbagbo yang menyuarakan konflik, karena setelah terpilih menjadi presiden yang baru, Outtara menghimbau kepada rakyatnya untuk tenang dan bersatu untuk memajukan Pantai Gading.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar