Jumlah Pengujung

Senin, 25 April 2011

Menjelang Pemilu, Bom meledak di nigeria, 3 orang tewas.

Bom tersebut meledak pada hari senin tanggal 25 April 2011 kemarin di sekitar wilayah Timur Laut Nigeria. dari informasi yang berhasil saya himpun, ledakan bom tersebut menewaskan 3 orang dan melukai 14 orang lainnya. Polisi setempat mengatakan, bahwa Organisasi Islam Boko Haram bertanggung jawab dalam peledakan Bom ini.

Kelompok Boko Haram ini telah berjuang di sekitar wilayah Nigeria sejak dua tahun yang lalu dan berencana akan mendirikan negara Islam di Nigeria.
Kelompok boko haram juga bertanggung jawab terhadap Pembunuhan seorang Calon Gubernur di negara bagian Borno awal tahun ini.

Seperti yang diketahui, saat ini di Nigeria telah terjadi konflik antar agama yang berkepanjangan. Intensitas konflik ini meningkat menjelang Pemilu yang akan diselenggarakan di Nigeria hari selasa pekan ini.

Sebagaimana di beritakan, Pekan lalu telah terjadi bentrokan antara kelompok pendukung Calon Presiden Muhammad Buhari yang kalah dalam pemilu di wilayah bagian Utara Niger, dengan kelompok Pendukung Calon Presiden terpilih Jonathan. Kelompok pendukung Buhari menyerng gereja-gereja di sekitar wilayah utara Niger, dan memicu serangan balasan dari kelompok Kristen Nigeria. Kelompok pendukung Calon Presiden Buhari mengatakan bahwa ada kecurangan dalam pemilu tersebut. Dari sumber yang saya dapat, setidak nya 500 orang tewas dalam bentrokan tersebut.

Direktur Jenderal Manajemen Darurat Nigeria, Mohammed Sani Sidi mengatakan, bahwa saat ini pihaknya telah berhasil memberikan fasilitas bantuan terhadap pengungsi di beberapa negara bagian Nigeria. Sidi mengatakan bahwa saat ini, ada 21.000 warga sipil terlantar di negara bagian Kano, 10.000 warga sipil mengungsi di Zaria, dan lebih dari 100 kamp pengungsi didirikan di Kaduna.

Sidi mengatakan, satu-satu nya cara untuk meringankan beban para penduduk sipil ini adalah, Masing-masing pihak yang bertikai harus mengupayakan perdamaian dan pemulihan stabilitas nasional menjelang pemilu. Agar masyarakat dapa kembali kerumah masing-masing dan hidup normal seperti sedia kala.

Ketua Komisi Pemilihan, Attahiru Jega mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang berupaya meningkatkan situasi keamanan di negara tersebut dan berusaha untuk mendinginkan situasi disana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar