Beijing, 14 Desember 2010.
China mengatakan telah membuat kesepakatan dengan Korea Utara untuk mengurangi ketegangan di Semenanjung Korea untuk memulai pertemuan enam negara dalam pembicaraan pelucutan senjata Nuklir.
Juru Bicara Luar negeri China, Jiang yu mengatakan, Beijing dan Pyongyang telah sama-sama sepakat untuk menahan diri atas ketegangan yang berlangsung di semenanjung Korea akhir-akhir ini.
Jiang menambahkan, seorang Penasihat China yang bernama Dai Bingguo telah dikirim ke Korea Utara untuk membicarakan masalah ini dengan pihak Pyongyang, dan menghasilkan kedua negara sepakat mengambil langkah-langkah yang tidak akan melanjutkan ketegangan dan akan bekerja sama untuk menjaga stabilitas keamanan di semenanjung Korea.
Kedua negara pun telah sepakat untuk mendorong terjadi nya pembicaraan enam pihak yang akan menghentikan program Nuklir Korea Utara.
Jiang menjamin, bahwa Korea Utara "pasti" akan mengirimkan utusan nya jika pembicaraan enam pihak itu benar-benar berlangsung.
Pembicaraan enam pihak itu meliputi China, Korsel, Korut, Amerika Serikat, Russia, dan Jepang.
Tetapi Jiang tidak menyinggung pertemuan antara Pejabat China dengan Deputi Luar Negeri Amerika Serikat, James Steinberg. Pertemuan ini menyertakan persiapan menjelang kedatangan Presiden China, Hu Jintao ke Washington bulan depan. Untuk membicarakan pandangan yang berbeda antara Beijing dan Washington mengenai cara penyelesaian masalah di Semenanjung Korea.
Jiang menambahkan, dirinya tidak mengetahui dalam rangka apa Gubernur New Mexico mengadakan kunjungan nya ke Pyongyang akhir pekan ini. Tetapi dia menegaskan bahwa China sangat mendukung Upaya Amerika Serikat - Korea Utara untuk berdialog bersama.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat juga mengatakan, bahwa perjalanan Ricardhson ke Pyongyang murni sebagai perjalanan pribadi, Bukan mewakili sebuah Pertemuan kenegaraan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar